Nasional · Nasional
Wakajati Bangka Belitung Yuliana Sagala Meninggal Dunia di Jakarta, Sempat Berjuang Melawan Sakit Selama 6 Bulan
Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, Yuliana Sagala, S.H., M.H., meninggal dunia pada Senin, 26 Oktober 2026, dan kabar duka tersebut telah diumumkan secara resmi oleh Kejati Kepulauan Bangka Belitung. Kepergian almarhumah menjadi duka mendalam bagi keluarga besar Kejaksaan RI serta masyarakat yang mengenalnya.

Foto: Dokumentasi Redaksi Denting.net
DENTING.NET, Jakarta - Kabar duka menyelimuti keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia. Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Kepulauan Bangka Belitung, Yuliana Sagala, S.H., M.H., meninggal dunia pada Senin (26/10/2026) di Jakarta, setelah menjalani perawatan medis akibat sakit yang dideritanya.
Kabar meninggalnya salah satu pejabat perempuan di lingkungan Korps Adhyaksa tersebut telah diumumkan secara resmi melalui ucapan belasungkawa yang disampaikan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kepulauan Bangka Belitung, Romza Septiawan, Yuliana Sagala mengembuskan napas terakhir di Jakarta setelah sebelumnya menjalani perawatan medis secara intensif.
Almarhumah diketahui telah berjuang melawan penyakit yang dideritanya selama kurang lebih lima hingga enam bulan terakhir. Meski demikian, belum terdapat informasi lebih lanjut mengenai jenis penyakit yang dialami maupun rincian perawatan medis yang dijalani almarhumah.
Kepergian Yuliana Sagala menjadi kabar duka bagi keluarga besar Kejaksaan RI. Sejak kabar wafatnya beredar, sejumlah rekan sejawat, pegawai kejaksaan, dan masyarakat menyampaikan ungkapan belasungkawa melalui berbagai platform media sosial.
Dalam kolom komentar unggahan media sosial Kejati Kepulauan Bangka Belitung, sejumlah warganet tampak menyampaikan doa sekaligus mengenang sosok Yuliana Sagala.
Salah seorang pengguna media sosial menuliskan ungkapan, "Tenang bersama Bapak di surga bu.. terima kasih sudah menjadi inspirasi."
Ucapan belasungkawa tersebut mencerminkan perhatian dan penghormatan masyarakat kepada sosok Yuliana Sagala, yang selama ini dikenal sebagai salah satu figur jaksa perempuan dengan perjalanan karier panjang di institusi Kejaksaan.
Dikenal sebagai Jaksa Gaul dan Memiliki Karier Cemerlang
Semasa hidupnya, Yuliana Sagala dikenal sebagai salah satu jaksa perempuan yang cukup populer di tengah masyarakat. Sosoknya bahkan kerap mendapat julukan "Jaksa Gaul" dan "Jaksa Cantik" dalam berbagai pemberitaan media.
Perempuan berdarah Batak tersebut merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Trisakti yang berhasil meniti karier hingga menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.
Dalam perjalanan pengabdiannya, Yuliana pernah dipercaya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Utara, kemudian menduduki jabatan Kepala Tata Usaha Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen pada Kejaksaan Agung RI.
Kariernya berlanjut ketika dipercaya memimpin Kejaksaan Negeri Denpasar, Bali. Selama bertugas di Denpasar, Yuliana dikenal aktif dalam berbagai kegiatan penegakan hukum dan edukasi kepada masyarakat, termasuk kegiatan penyuluhan hukum dan pencegahan perundungan di lingkungan sekolah.
Setelah itu, Yuliana memperoleh penugasan sebagai Asisten Pembinaan pada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, sebelum kembali dipercaya menduduki jabatan Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI.
Pada tahun 2024, Yuliana mendapat kepercayaan untuk menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Banten.
Selanjutnya, pada Oktober 2025, ia memperoleh penugasan sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, menggantikan Ardito Muwardi yang mendapat penugasan baru sebagai Wakajati Banten.
Dalam jabatan terakhirnya, Yuliana Sagala aktif mendukung pelaksanaan tugas pimpinan, pembinaan aparatur, serta penguatan profesionalisme dan integritas pegawai di lingkungan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.
Kepergian Sosok Inspiratif di Korps Adhyaksa
Semasa menjalankan tugas, Yuliana Sagala dikenal sebagai pejabat perempuan yang memberikan perhatian terhadap profesionalisme, integritas, dan etika aparatur kejaksaan.
Dalam berbagai kegiatan pembinaan, almarhumah turut menekankan pentingnya kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, serta sikap bijaksana dalam menggunakan media sosial demi menjaga kehormatan institusi.
Perjalanan kariernya dari tingkat kejaksaan negeri hingga menduduki jabatan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi menjadi bagian dari pengabdian panjangnya di lingkungan Korps Adhyaksa.
Kepergian Yuliana Sagala pada 26 Oktober 2026 meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, dan rekan-rekan sejawat di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.
Berbagai ucapan belasungkawa dan doa terus disampaikan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhumah.
Selamat jalan, Yuliana Sagala, S.H., M.H. Pengabdian dan perjalanan kariermu akan menjadi bagian dari sejarah serta kenangan keluarga besar Korps Adhyaksa.


